Kalkulator Pajak Impor Barang umum

Akurat

Hitung estimasi pajak impor barang umum secara online dengan rincian CIF, bea masuk, PPN, dan PPh Pasal 22.

Ditinjau 11 Agu 2026Hitung di perangkat Anda
Nilai pabean
Jenis barang
Hasil diperbarui otomatis saat Anda mengetik

Langkah perhitungan

  1. 01
    Jumlahkan nilai pabean (CIF)
    $100 + $20 + $5 = $125.00
  2. 02
    Konversikan CIF ke Rupiah
    $125.00 × Rp 16.000 = Rp 2.000.000
  3. 03
    Hitung bea masuk tarif 7,5%
    Rp 2.000.000 × 7,5% = Rp 150.000
  4. 04
    Hitung nilai impor
    Rp 2.000.000 + Rp 150.000 = Rp 2.150.000
  5. 05
    Hitung PPN atas DPP Nilai Lain 11/12
    Rp 1.970.833 × 12% = Rp 236.500
  6. 06
    Hitung PPh Pasal 22 tarif 0%
    Rp 2.150.000 × 0% = Rp 0
  7. 07
    Jumlahkan semua pungutan
    Rp 150.000 + Rp 236.500 + Rp 0 = Rp 386.500

PMK 199/2019 dan PMK 131/2024

Kalkulator ini memakai ketentuan barang kiriman dalam PMK 199/2019. PPN nonmewah dihitung dengan tarif resmi 12% atas DPP Nilai Lain sebesar 11/12 dari nilai impor sesuai PMK 131/2024, sehingga efektif 11%.

Yang tidak dihitung di sini

Penetapan HS code, kurs resmi, serta pungutan akhir tetap mengikuti Bea Cukai. Tas, sepatu, dan pakaian dikenakan tarif bea masuk dan PPh Pasal 22 normal.

Total pajak impor
Rp 386.500
Bea masuk (7,5%)Rp 150.000
PPN (12% × DPP 11/12; efektif 11%)Rp 236.500
PPh Pasal 22 (0%)Rp 0
Nilai pabean (CIF USD)$125.00
Nilai pabean (CIF IDR)Rp 2.000.000
Nilai impor (CIF + bea masuk)Rp 2.150.000

PMK 199/2019 · PMK 131/2024

Cara menggunakan kalkulator

  1. 01
    Pilih kategori barang yang akan diimpor: Barang Umum, Tas, Sepatu, atau Tekstil.
  2. 02
    Masukkan nilai CIF (harga barang + asuransi + ongkos kirim internasional) dalam USD dan kurs Rupiah yang berlaku.
  3. 03
    Baca rincian Bea Masuk, PPN, dan PPh Pasal 22 yang dihasilkan kalkulator.
  4. 04
    Lihat total pajak yang perlu dibayarkan beserta perkiraan biaya keseluruhan saat barang tiba.

PMK 199/PMK.010/2019 dan PMK 131 Tahun 2024

Konversikan nilai CIF ke Rupiah memakai kurs yang dimasukkan. Hitung Bea Masuk dari nilai pabean dan tarif kategori barang. Hitung nilai impor sebagai nilai pabean ditambah Bea Masuk. Terapkan PPN dan, bila berlaku, PPh Pasal 22 pada dasar perhitungan masing-masing lalu jumlahkan pungutan. Nilai CIF, kurs, kategori barang, dan tarif yang dipilih benar. Barang merupakan barang kiriman dalam rentang dan kategori yang didukung kalkulator.

Yang tidak dihitung di sini

Tidak mencakup semua HS code, cukai, lartas, biaya penanganan, atau kebijakan khusus. Penetapan Bea Cukai dan kurs pajak resmi tetap menjadi acuan akhir.

Catatan perhitungan

Barang kiriman dengan FOB di bawah USD 3 dibebaskan dari Bea Masuk, tetapi tetap dikenai PPN dengan beban efektif 11% untuk objek nonmewah umum. Barang umum dengan FOB USD 3 sampai USD 1.500 menggunakan Bea Masuk 7,5%; PPN dihitung 12% atas DPP Nilai Lain 11/12 dan PPh Pasal 22 dibebaskan. Pengecualian tarif berlaku untuk produk Tas (BM 15-20%), Sepatu (BM 25-30%), dan Produk Tekstil (BM 15-25%) yang akan dikenakan tarif bea normal beserta PPh.

Versi rumus IMPOR-2025.2 · diverifikasi 11 Agustus 2026 oleh Tim Editorial eKalkulator · peninjauan berikutnya 11 November 2026. Lihat kebijakan perhitungan.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa ambang bebas bea masuk untuk barang kiriman dari luar negeri?

Barang dengan FOB di bawah USD 3 dibebaskan dari Bea Masuk tetapi tetap dikenai PPN. Untuk barang umum nonmewah, PPN dihitung dengan tarif 12% atas DPP 11/12 sehingga beban efektifnya 11%. Barang umum dengan FOB USD 3–1.500 memakai Bea Masuk 7,5%.

Apa itu CIF dan bagaimana cara menghitungnya?

CIF (Cost, Insurance, Freight) adalah nilai pabean yang mencakup harga barang, biaya asuransi pengiriman, dan ongkos kirim internasional. Nilai CIF digunakan sebagai dasar perhitungan Bea Masuk dan pajak impor lainnya. Pada kalkulator ini, Anda cukup memasukkan total CIF dalam USD beserta kurs Rupiah yang berlaku.

Mengapa tas, sepatu, dan tekstil dikenakan tarif lebih tinggi?

Kategori tas, sepatu, dan produk tekstil termasuk dalam pengawasan khusus berdasarkan PMK 199/2019. Ketiganya dikenakan tarif Bea Masuk yang lebih tinggi dibanding barang umum: tas 15–20%, sepatu 25–30%, dan tekstil 15–25%, ditambah PPh Pasal 22 atas importasinya.

Kapan PPh Pasal 22 dikenakan untuk barang kiriman?

PPh Pasal 22 dikenakan untuk barang kategori khusus seperti tas, sepatu, dan tekstil. Untuk barang umum dengan nilai FOB USD 3–1.500, PPh Pasal 22 biasanya dibebaskan. Tarif PPh Pasal 22 bervariasi tergantung kategori barang dan kepemilikan NPWP importir.

Kurs mana yang dipakai untuk perhitungan pajak impor?

Perhitungan pajak impor menggunakan kurs pajak yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak setiap minggu. Kalkulator ini memungkinkan Anda memasukkan sendiri nilai kurs agar hasil perhitungan lebih sesuai dengan kondisi aktual saat pembayaran.

Kalkulator lanjutan

Menemukan angka yang keliru?

Kirimkan koreksi beserta rujukan aturannya.

Kirim koreksi →
Total pajak impor
Rp 386.500