PMK 199/2019 dan PMK 131/2024
Kalkulator ini memakai ketentuan barang kiriman dalam PMK 199/2019. PPN nonmewah dihitung dengan tarif resmi 12% atas DPP Nilai Lain sebesar 11/12 dari nilai impor sesuai PMK 131/2024, sehingga efektif 11%.
Hitung estimasi pajak impor barang umum secara online dengan rincian CIF, bea masuk, PPN, dan PPh Pasal 22.
Kalkulator ini memakai ketentuan barang kiriman dalam PMK 199/2019. PPN nonmewah dihitung dengan tarif resmi 12% atas DPP Nilai Lain sebesar 11/12 dari nilai impor sesuai PMK 131/2024, sehingga efektif 11%.
Penetapan HS code, kurs resmi, serta pungutan akhir tetap mengikuti Bea Cukai. Tas, sepatu, dan pakaian dikenakan tarif bea masuk dan PPh Pasal 22 normal.
PMK 199/2019 · PMK 131/2024
Konversikan nilai CIF ke Rupiah memakai kurs yang dimasukkan. Hitung Bea Masuk dari nilai pabean dan tarif kategori barang. Hitung nilai impor sebagai nilai pabean ditambah Bea Masuk. Terapkan PPN dan, bila berlaku, PPh Pasal 22 pada dasar perhitungan masing-masing lalu jumlahkan pungutan. Nilai CIF, kurs, kategori barang, dan tarif yang dipilih benar. Barang merupakan barang kiriman dalam rentang dan kategori yang didukung kalkulator.
Tidak mencakup semua HS code, cukai, lartas, biaya penanganan, atau kebijakan khusus. Penetapan Bea Cukai dan kurs pajak resmi tetap menjadi acuan akhir.
Barang kiriman dengan FOB di bawah USD 3 dibebaskan dari Bea Masuk, tetapi tetap dikenai PPN dengan beban efektif 11% untuk objek nonmewah umum. Barang umum dengan FOB USD 3 sampai USD 1.500 menggunakan Bea Masuk 7,5%; PPN dihitung 12% atas DPP Nilai Lain 11/12 dan PPh Pasal 22 dibebaskan. Pengecualian tarif berlaku untuk produk Tas (BM 15-20%), Sepatu (BM 25-30%), dan Produk Tekstil (BM 15-25%) yang akan dikenakan tarif bea normal beserta PPh.
Versi rumus IMPOR-2025.2 · diverifikasi 11 Agustus 2026 oleh Tim Editorial eKalkulator · peninjauan berikutnya 11 November 2026. Lihat kebijakan perhitungan.
Barang dengan FOB di bawah USD 3 dibebaskan dari Bea Masuk tetapi tetap dikenai PPN. Untuk barang umum nonmewah, PPN dihitung dengan tarif 12% atas DPP 11/12 sehingga beban efektifnya 11%. Barang umum dengan FOB USD 3–1.500 memakai Bea Masuk 7,5%.
CIF (Cost, Insurance, Freight) adalah nilai pabean yang mencakup harga barang, biaya asuransi pengiriman, dan ongkos kirim internasional. Nilai CIF digunakan sebagai dasar perhitungan Bea Masuk dan pajak impor lainnya. Pada kalkulator ini, Anda cukup memasukkan total CIF dalam USD beserta kurs Rupiah yang berlaku.
Kategori tas, sepatu, dan produk tekstil termasuk dalam pengawasan khusus berdasarkan PMK 199/2019. Ketiganya dikenakan tarif Bea Masuk yang lebih tinggi dibanding barang umum: tas 15–20%, sepatu 25–30%, dan tekstil 15–25%, ditambah PPh Pasal 22 atas importasinya.
PPh Pasal 22 dikenakan untuk barang kategori khusus seperti tas, sepatu, dan tekstil. Untuk barang umum dengan nilai FOB USD 3–1.500, PPh Pasal 22 biasanya dibebaskan. Tarif PPh Pasal 22 bervariasi tergantung kategori barang dan kepemilikan NPWP importir.
Perhitungan pajak impor menggunakan kurs pajak yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak setiap minggu. Kalkulator ini memungkinkan Anda memasukkan sendiri nilai kurs agar hasil perhitungan lebih sesuai dengan kondisi aktual saat pembayaran.
PMK 199/2019 · PMK 131/2024
Kirimkan koreksi beserta rujukan aturannya.
Kirim koreksi →