Pajak Impor Barang & Bea Cukai

Akurat

Hitung estimasi Bea Masuk, PPN, dan PPh barang kiriman berdasarkan PMK 199/2019 serta perlakuan PPN PMK 131/2024.

Ditinjau 11 Agu 2026Hitung di perangkat Anda

Pilih jenis perhitungan

Cara menggunakan kalkulator

  1. 01
    Pilih kategori barang yang akan diimpor: Barang Umum, Tas, Sepatu, atau Tekstil.
  2. 02
    Masukkan nilai CIF (harga barang + asuransi + ongkos kirim internasional) dalam USD dan kurs Rupiah yang berlaku.
  3. 03
    Baca rincian Bea Masuk, PPN, dan PPh Pasal 22 yang dihasilkan kalkulator.
  4. 04
    Lihat total pajak yang perlu dibayarkan beserta perkiraan biaya keseluruhan saat barang tiba.

Metode perhitungan

Rumus yang digunakan

  1. 01Konversikan nilai CIF ke Rupiah memakai kurs yang dimasukkan.
  2. 02Hitung Bea Masuk dari nilai pabean dan tarif kategori barang.
  3. 03Hitung nilai impor sebagai nilai pabean ditambah Bea Masuk.
  4. 04Terapkan PPN dan, bila berlaku, PPh Pasal 22 pada dasar perhitungan masing-masing lalu jumlahkan pungutan.

Asumsi perhitungan

  • Nilai CIF, kurs, kategori barang, dan tarif yang dipilih benar.
  • Barang merupakan barang kiriman dalam rentang dan kategori yang didukung kalkulator.

Yang tidak dihitung di sini

  • Tidak mencakup semua HS code, cukai, lartas, biaya penanganan, atau kebijakan khusus.
  • Penetapan Bea Cukai dan kurs pajak resmi tetap menjadi acuan akhir.

Acuan

PMK 199/PMK.010/2019 dan PMK 131 Tahun 2024

Versi rumus IMPOR-2025.2 · berlaku sejak 30 Januari 2020 · diverifikasi 11 Agustus 2026 oleh Tim Editorial eKalkulator (Peninjauan sumber dan implementasi rumus) · peninjauan berikutnya 11 November 2026. Lihat kebijakan perhitungan atau laporkan koreksi.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa ambang bebas bea masuk untuk barang kiriman dari luar negeri?

Barang dengan FOB di bawah USD 3 dibebaskan dari Bea Masuk tetapi tetap dikenai PPN. Untuk barang umum nonmewah, PPN dihitung dengan tarif 12% atas DPP 11/12 sehingga beban efektifnya 11%. Barang umum dengan FOB USD 3–1.500 memakai Bea Masuk 7,5%.

Apa itu CIF dan bagaimana cara menghitungnya?

CIF (Cost, Insurance, Freight) adalah nilai pabean yang mencakup harga barang, biaya asuransi pengiriman, dan ongkos kirim internasional. Nilai CIF digunakan sebagai dasar perhitungan Bea Masuk dan pajak impor lainnya. Pada kalkulator ini, Anda cukup memasukkan total CIF dalam USD beserta kurs Rupiah yang berlaku.

Mengapa tas, sepatu, dan tekstil dikenakan tarif lebih tinggi?

Kategori tas, sepatu, dan produk tekstil termasuk dalam pengawasan khusus berdasarkan PMK 199/2019. Ketiganya dikenakan tarif Bea Masuk yang lebih tinggi dibanding barang umum: tas 15–20%, sepatu 25–30%, dan tekstil 15–25%, ditambah PPh Pasal 22 atas importasinya.

Kapan PPh Pasal 22 dikenakan untuk barang kiriman?

PPh Pasal 22 dikenakan untuk barang kategori khusus seperti tas, sepatu, dan tekstil. Untuk barang umum dengan nilai FOB USD 3–1.500, PPh Pasal 22 biasanya dibebaskan. Tarif PPh Pasal 22 bervariasi tergantung kategori barang dan kepemilikan NPWP importir.

Kurs mana yang dipakai untuk perhitungan pajak impor?

Perhitungan pajak impor menggunakan kurs pajak yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak setiap minggu. Kalkulator ini memungkinkan Anda memasukkan sendiri nilai kurs agar hasil perhitungan lebih sesuai dengan kondisi aktual saat pembayaran.