Kalkulator Deposito

Baru

Hitung bunga deposito untuk tenor pilihan Anda, potongan PPh final 20% atas bunga, bunga bersih, total dana saat jatuh tempo, dan hasil bersih per tahun, termasuk simulasi perpanjangan otomatis.

Ditinjau 27 Okt 2026Hitung di perangkat Anda
Data deposito

Suku bunga adalah angka yang Anda isi, bukan penawaran bank. Ketentuan bank, biaya, dan penalti pencairan sebelum jatuh tempo dapat mengubah hasil. Untuk membandingkan dengan investasi lain, coba kalkulator reksa dana.

Hasil diperbarui otomatis saat Anda mengetik

Langkah perhitungan

  1. 01
    Hitung bunga bruto
    Rp 10.000.000 × 4% × 12 ÷ 12 = Rp 400.000
  2. 02
    Potong PPh final
    Rp 400.000 × 20% = Rp 80.000
  3. 03
    Hitung bunga bersih
    Rp 400.000 − Rp 80.000 = Rp 320.000
  4. 04
    Setahunkan hasil bersih
    Rp 320.000 ÷ Rp 10.000.000 ÷ (12 bulan ÷ 12) = 3,2% per tahun
Total dana saat jatuh tempo
Rp 10.320.000
Bunga brutoRp 400.000
PPh final (20%)Rp 80.000
Bunga bersihRp 320.000
Hasil bersih per tahun3,2% per tahun

Perkiraan; suku bunga adalah angka yang Anda isi.

Cara menggunakan kalkulator

  1. 01
    Masukkan nominal deposito.
  2. 02
    Isi suku bunga per tahun dari bank Anda dan pilih tenor dalam bulan.
  3. 03
    Pilih apa yang terjadi saat jatuh tempo: dicairkan, diperpanjang pokok saja, atau diperpanjang pokok + bunga, lalu isi jumlah periode.
  4. 04
    Baca bunga bruto, PPh final, bunga bersih, total dana saat jatuh tempo, dan hasil bersih per tahun.
  5. 05
    Periksa tabel per periode bila memilih perpanjangan.

PP 131 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto SBI beserta perubahannya, dilaksanakan dengan KMK 51/KMK.04/2001 Pasal 3 huruf a (tarif 20%) dan Pasal 4 huruf a (pengecualian Rp7.500.000)

Bunga bruto per periode = nominal × suku bunga per tahun × tenor (bulan) ÷ 12. PPh final = bunga bruto × 20%, kecuali nominal deposito tidak lebih dari Rp7.500.000 sehingga pajaknya 0. Bunga bersih = bunga bruto − PPh final. Perpanjangan pokok saja: nominal yang sama ditempatkan lagi setiap periode dan bunga bersih dibayarkan. Perpanjangan pokok + bunga: bunga bersih ditambahkan ke nominal periode berikutnya. Hasil bersih per tahun = total bunga bersih ÷ nominal awal ÷ (total bulan ÷ 12). Bunga dihitung sederhana per bulan penuh (tenor bulan ÷ 12), bukan jumlah hari kalender. Tenor kurang dari satu bulan dihitung sebanding, misalnya setengah bulan = 0,5 ÷ 12 tahun. Suku bunga tetap selama seluruh periode perpanjangan. Pengecualian pajak untuk nominal sampai Rp7.500.000 dinilai dari nominal awal setiap periode pada satu bank. Bunga dibayar sekaligus saat jatuh tempo.

Yang tidak dihitung di sini

Suku bunga, biaya administrasi, materai, dan penalti pencairan sebelum jatuh tempo berbeda di setiap bank dan tidak dihitung. Bank menghitung bunga berdasarkan jumlah hari sebenarnya, sehingga hasil bisa sedikit berbeda. Pengecualian pajak dinilai dari jumlah seluruh deposito dan tabungan di bank yang sama; kalkulator hanya melihat nominal yang Anda isi. Pengembalian pajak bagi orang pribadi yang seluruh penghasilannya setahun tidak melebihi PTKP (KMK 51/KMK.04/2001 Pasal 2 ayat 3 dan 4) tidak dihitung. Tarif berbeda untuk wajib pajak luar negeri berdasarkan perjanjian pajak dan deposito devisa hasil ekspor tidak dihitung. Batas nilai simpanan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan dan syarat bunganya tidak dihitung.

Catatan perhitungan

Suku bunga adalah angka yang Anda isi, bukan penawaran bank mana pun. Nilai awal 4% per tahun hanya perkiraan. Bunga deposito dipotong PPh final 20% dari bunga bruto. Bunga deposito yang nominalnya tidak lebih dari Rp7.500.000 tidak dipotong pajak. Ketentuan bank, biaya, penalti pencairan sebelum jatuh tempo, dan cara bank menghitung hari bunga dapat membuat hasil sebenarnya berbeda.

Versi rumus DEPOSITO-2026.1 · diverifikasi 27 Oktober 2026 oleh Tim Editorial eKalkulator · peninjauan berikutnya 27 Januari 2027. Lihat kebijakan perhitungan.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa pajak bunga deposito?

Bunga deposito dipotong PPh final 20% dari bunga bruto oleh bank saat bunga dibayar. Anda menerima bunga yang sudah dipotong pajak.

Apakah deposito kecil juga kena pajak?

Tidak, selama nominal deposito dan tabungan tidak lebih dari Rp7.500.000. Bank menilai batas ini dari jumlah simpanan Anda di bank tersebut, bukan per bilyet.

Apakah suku bunga di kalkulator ini suku bunga bank tertentu?

Tidak. Suku bunga adalah angka yang Anda isi. Nilai awalnya hanya perkiraan, jadi gantilah dengan suku bunga yang ditawarkan bank Anda.

Apa bedanya perpanjangan pokok saja dan pokok + bunga?

Pada perpanjangan pokok saja, bunga bersih dibayarkan ke rekening Anda dan nominal deposito tetap. Pada perpanjangan pokok + bunga, bunga bersih ikut ditempatkan lagi sehingga bunga periode berikutnya lebih besar.

Apa arti hasil bersih per tahun?

Hasil bersih per tahun adalah total bunga setelah pajak dibagi nominal awal, lalu disetahunkan. Angka ini bisa dibandingkan dengan simulasi tabungan atau reksa dana.

Apakah mencairkan deposito sebelum jatuh tempo mengubah hasil?

Ya. Banyak bank mengenakan penalti atau tidak membayar bunga bila deposito dicairkan sebelum jatuh tempo. Kalkulator ini menganggap deposito ditahan sampai jatuh tempo.

Total dana saat jatuh tempo
Rp 10.320.000